Detail Hasil Pencarian

Judul :
Pengaruh Pengaturan Cahaya Step Up - Step Down Dan Penambahan Kalsium Pada Ransum Ayam Petelur Terhadap Penampilan Produksi, Kualitas Telur Dan Kandungan Kalsium Plasma Darah.
Pengarang : Riswantiyah, Tri-Yuwanta, Zuprizal
Jurnal : Buletin Peternakan 1998, XXII(4)
Tahun : 1998
Summary / Kata Kunci : INTISARI
Penelitian Uzi bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaturan cahaya step up - step down dan penambahan kalsium pada ransum terhadap penampilan ayam petelur, highs telur, ritme peneluran dan kandungan kalsium plasma darah dan tulang. Sebanyak 96 ekor ayam petelur Strain LohmanBrown MF-402 umur 16 minggu ditempatkan pada 24 petak kandang. Ayam dikelompokkan dalam 4 perlakuan cahaya yaitu cahaya terns menerus C1 = 24T (Terang) : OG (Gelap), C2
12T : 120, cahaya step tip C3 = 12T : 6G : OT : 6G, setiap minggu cahaya dinaikkan 1 jam sehingga menjadi 12T : 3G : 6T : 3G, cahaya step down C, = 12T : 3G : 6T : 3G setiap minggu cahaya diturunkan 1 jam sehingga menjadi 12T : 60 : OT : 6G. ayam dari setiap kelompok cahaya diberi pakan yang mengandung kalsium 3,6 % (K1) dan 5,1 % (K2). Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi menggunakan Rancangan Acak i pneop pola Faktorial 4 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pengaturan cahaya dan penambahan kalsium untuk semua variabel yang diukur kecuali pada indeks kerabang telur. Penggunaan cahaya berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi pakan, bobot ayam, berat telur, berat kuning telur, kandungan kalsium plasma darah dan tulang, tetapi pengaturan cahaya berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap umur dewasa kelamin dan produksi telur. Penambahan kalsium berpengaruh tidak nyata terhadap umur dewasa kelamin, berat kuning telur dan kandungan kalsium tulang, tetapi penambahan kalsium berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap konsumsi pakan, berat badan aid*, jumlah telur, berat telur, kandungan kalsium plasma darah dan ketebalan kerabang serta indeks kerabang tabu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola cahaya step down menizigkatkan jumlah produksi telur dan ketebalan kerabang telur tetapi kedewasaan kelamin relatif cepat. Peningkatan kalsium dari 3,6 menjadi 5,1% meningkatkan kualitas kerabang yaitu tebal dan indeks kerabang tehu tetapi menurunkan berat telur dan berat ayam. Kenaikan 1,5% kalsium dalam ransum mralingkarkau 77% kadar kalsium dalam darah dan 11,47% path kandungan
kalsium tulang.

(Kata Kunci : Cahaya Step up - Step down, Penambahan Kalsium, Penampilan Produksi, Kualitas Te1ur, Kalsium Plasma Darah).
File : Login Required
     
Sitasi  
    (tidak ada sitasi)
     
Referensi    
1.   A. Bar, Hurwitz., Egg Shell Quality Met-Mary Bone Ash, Intestinal Calcium and, 1984
2.   A. IL Sykes, In Physiology and Biochemistry the Domestic Fowl., 1983
3.   A. L.Tilman, IL Hartadi, S. Reksohadiprodjo, limit Makanan Ternak Dasar., 1991
4.   B. Sauveur, P. Mongin, Effects of Time Limited Calcium Meal Upon Food and Calcium Ingesti and, 1974
5.   B. Sauveur, P. Mongin, Performance of Layer Reared and or Kept Under Different 6 Hours, 1983
6.   C A L.Romimof , A. J. Romanoff, The Avian Egg, 1963
7.   D. A Roland. Sr., M.ryant, Influence of Calcium on Energy Consumption and Egg Weight of, 1994
8.   D. A. Roland. Sr., , M. Farmer, D. Marple., Calcium and Its Relation ship To Excess Feed Consumption, 1985
9.   D.F.King, Artificial Light for Growing and Laying Birds, 1959
10.   F. G. Proudfoot, Gowe, R. S., The Effect of Photoperiodism and Reasing Period, Feed ..., 1967
11.   F. M. G. Boshouwers, E. Nicaise, Artificial Light Sources and Their Influence on Physical Activity and, 1993
12.   Farmer M. S., R. Roland, A. J. Clark, Influence of Dietary Calcium on Bone Calcium Utilization, 1986
13.   H. S.Siegel, N. L Beane, C. E. Howes, Lighting Regimes as an Influence on Maturity and Productivity of, 1963
14.   IL Patrick, P. J. Schailble, Poultry Feeds and Nutrition., 1980
15.   J. B. Cooper, B. D. Barnett, Photoperiod Study With Chicken Hens., 1977
16.   K D.Frandson, Anakrmi clan Fisiologi Ter oak, 1991
17.   K W.Rowland, Intermittent Lighting for Laying Fowls : A Review. World, 1985
18.   M.O. North, J.A, Bell, Commercial Chicken.Production Manual, 1990
19.   Nutrient Requirements of Poultry, Subconunitte on Poultry Nutrition Board on Agriculture NRC, 1994
20.   Nys, Y, and P.Mongin, The Effect of 6 - and 8 Hour Light - Dark Cycles on Egg Production, 1981
21.   Nys, Y, B. Sauveur, L. Lacassagne and P. Mongia, Food, Calsium and Water Intakes by Hens Light Continuously From, 1976
22.   P Mongin, B. Sauveur, The Specific Calsium Appetite of The Domestic Fowl., 1974
23.   P. C. M. Simmons., Major Minerals in the Nutrition of Poultry., 1987
24.   P. C. Simmons, Calchun andPhosphorus Nutrition, 1979
25.   R. G. Steel, J. H. Tonic, Prinsip dan Prosedur Statistika., 1991
26.   S Lesson, J. D. Summer, Commersial Poultry Nutrition, 1991
27.   S. A. Tucker, D. R. Charles., Light Intensity. Intermittent lighting and Feeding Regimen During, 1993
28.   Shafey. T. M, Calcium and Growing Chicken : Effect of Ratio of Dietary, 1993
29.   T. M.Shafey, M.W. McDonald, R. A. E. Pym, Effect of Dietary Calcium, Available Phosphorus and Vitamin D on, 1990
30.   T.R.Morris, Lighting For Layer : What We Know and We Need to Know, 1994
31.   T.R.Morris, Lighting Intensity for Growing and Laying, 1966
32.   T.R.Morris, Lighting Programs for Growing and Laying Pullet, 1967
33.   Tri-Yuwanta, Pengaturan Cahaya dan Pakan Alternatif pada Ayam Broiler Bree, 1992
34.   Tri-Yuwanta , Y. Nys, Effect of Short Intermittent Lighting on Food Consumption and, 1990
35.   W. L Chen, T. F. Shen, Comparative Studies on The Utilization of Calcium, 1989
     
     
Inherent UGM
Gedung Pusat UGM
Lt 3 Sayap Utara
Bulaksumur
Telp. (0274) 564416