Detail Hasil Pencarian

Judul :
Assessment of pest and disease status of early growth of shorea SPP
Pengarang : SM. Widyastuti, Sumardi
Jurnal : Buletin Kehutanan=Forestry Bulletin 1999, (40)
Tahun : 1999
Summary / Kata Kunci : Kerusakan yang disebabkan oleh patogen, serangga dan faktor-faktor lain, secara sendiri atau bersama dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anakan pohon atau permudaan hutan. Penilaian dan pencatatan status kerusakan secara terus menerus, memungkinkan pertumbuhan anakan pohon dan permudaan hutan dapat dievaluasi. Di samping itu juga akan diketahui kemungkinan penyebab penyimpangan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pen ilaian dan pencatatan status hama dan penyakit pada pertumbuhan anakan pohon jenis-jenis Meranti yang ditanarn mengikuti beberapa sistem tanam pada percobaan rehabilitasi hutan tropis di hutan pendidikan Jambi.
Tanda dan gejala kerusakan yang mempengaruhi pertumbuhan dan yang mematikan digunakan sebagai parameter penilaian. Kerusakan digolongkan secara bertingkat menurut bagian dari anakan, (lokasi) yang menderita kerusakan. (lokasi), dan tingkat kerusakan pada tiap lokasi diukur berdasarkan proporsi organ yang rusak.
Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan status hama dan penyakit anakan pohon Meranti pada sistem penanaman yang berbeda. Kerusakan ini terjadi terutama disebabkan oleh perubahan struktur hutan dan kondisi linglcungan pada sistem penanaman. Kematian anakan pohon tertinggi (11,85%) terjadi pada tanam jalur di bawah vegetasi Makaranga dan kematian terendah diamati pada sistem tanam rumpang (2,27%). Kematian tunas ujung yang menyebabkan percabangan majemuk dan kerusakan bentuk batang adalah kerusakan yang utama juga dijumpai pada sistem tanam jalur di bawah vegetasi Makaranga, yaitu sebesar 45,80%. Cabang patah atau mati dan kerusakan daun adalah kerusakan lain yang terjadi pada anakan pohon pada sistem penanaman dengan intensitas yang berbeda-beda. Sistem penilaian ini dapat digunakan untuk mengevaluasi status hama dan penyakit pada saat pengamatan dilakukan. Sistem penilaian ini juga dapat digunakan untuk meramallcan perkembangan anakan pada tingkat-tingkat pertumbuhan selanjutnya.

Kata Kunci: evaluasi, hama, penyakit, shorea spp
File : 12.pdf
     
Sitasi  
    (tidak ada sitasi)
     
Referensi    
1.   R Mangold, ., Forest Health Monitoring. Field methods guide, 1997
2.   R.D. Nyland,, Silviculture, concept and applications, 1996
3.   S. Hardiwinoto,, Shading effects of some tree species on the growth of some dipterocarp species., 1996
4.   Y Okimori, ., J. Kikuchi, S. Hardiwinoto, T. Watanabe., Gap Plantation of Dipterocarps in Jambi., 1996
     
     
Inherent UGM
Gedung Pusat UGM
Lt 3 Sayap Utara
Bulaksumur
Telp. (0274) 564416