Detail Hasil Pencarian

Judul :
Kinetika dan mekanisme disolusi sulfadiazina dalam: media natrium lauril sulfat
Pengarang : Suwaldi Martodihardjo
Jurnal : Majalah Farmasi Indonesia 1992, III(4)
Tahun : 1992
Summary / Kata Kunci : ABSTRAK
Suatu obat yang praktis tidak larut dalam air seringkali memberikarr bioavailabilitas yang terbatas karena proses absorpsl obat alarn saluran cema dibatasi oleh kecepatan disolusi obat. Percobaan disolusi yang dilakukan dalanr media air kadang-kadang tidak memberikan hash! yang balk untuk memprediksi perilaku obat dalam saluran coma. Penambahan surfaktan dalam media disolusi adalah hal yang lebih balk untuk memprediksi perilaku obat dalam saluran coma terutama tentang disolusinya. Penelitian int ingin mempelajari kinetika dan mekanisme disolusi obat tidak larut yaitu sulfadiazina di dalam medium disolusi larutan natrium lauril sulfat 0.04 M. Disolsi yang dilakukanadalatr disolusi inisial dengan tujuan agar kondisi "sink" selama percobaan tetap berlaku. Selaindisolusi dalam media natrium laud/ sulfat, disolusi dalam media air dikerjakan pula sebagal kontrol. Percobaan dilakukan dengan menggunakan metode ┬░beaker". Penentuan konsentrasi sulfidiazina dalam sampel media dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 259 nm.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa disolusi sulfadiazina mengikuti kinetika orde no/ darn kecepatan disolusinya dikontrol oleh kecepatan difusi sulfadiazina dalam lapisan difusi. kecepatan disolusi sulfadiazina dalam larutan natrium laud! sulfat /ebb besar dibandingkan dengan kecepatan disolusinya dalam air. Hukum Fick I memprediksi kecepathn disolusi sulfadiazina yang lebih besar claripada kecepatan disolusi eksperimentalnya dalam larutan natrium laud/ sulfat.
Kata kuncl: Disolusi, sulfadiazina, Natrium lauril sulfat.
ABSTRACT
Drug which has low-water solubility often gives limited bioavailability due to rate of absorption of the drug in the intestine is limited by its dissolution rate. Dissolution study using water as a medium sometimes does not predict drug behavior in the intestine well Dissolution medium with surfactant would predict better the drug dissolution behavior in the gut.
The kinetics and mechanisms of dissolution of sulphadiazine in the dissolution medium of sodium lauryl sulphate (0.04M) would be studied. The dissolution initial was performed with the aim of maintaining sink conditions throughout the experiment. The media used were sodium lauryt sulphate solution and water; the dissolution in water was used as a contra Beaker method was used in this study and the concentrations of sulphadiazine in the samples were determined by using spectrophotometer at wave length of 259 nm.
This study shows that the disolutions of sulphadiazine followed zero- order kinetics and the dissolution rates were controlled by diffusion of the drug in the diffusion layer_ The dissolution
File : Login Required
     
Sitasi  
    (tidak ada sitasi)
     
Referensi    
1.   A.T.Florence , D.Attwood, Physicochemical Principles of Pharmacy, 1981
2.   KG. Mooney, Rodrigues-Gaxiola, Mintun M,M.Himmeistein, K.J, V.JStella, Dissolution Kinetics of Phenylbutazone, 1981
3.   Suwaldi, Low-melting phenytoin prodrugs: in vitro and in vivo correlations, 1987
4.   Suwaldi, Proses pelarutan sulfadiazina dalam larutan natrium lauril sulfat : Parameter termodinamika, 1990
5.   V.J.Stella, KG Mooney , J.DPipkin, Dissolution and- Ionization of Warfarin, 1984
     
     
Inherent UGM
Gedung Pusat UGM
Lt 3 Sayap Utara
Bulaksumur
Telp. (0274) 564416